
KABARHOT_ Manchester United mengawali Premier League 2026/2027 dengan hasil yang belum sesuai harapan. Dari tiga pertandingan pertama, Setan Merah hanya meraih satu kemenangan, sekali imbang, dan menelan satu kekalahan.
Pasukan Michael Carrick membuka musim dengan kekalahan 0-2 dari Hull City. Mereka kemudian bangkit dengan kemenangan telak 5-2 atas Ipswich sebelum ditahan Everton 2-2 dalam pertandingan tandang. Catatan tersebut membuat Manchester United kehilangan lima poin dari tiga laga awal. Situasinya tentu tidak ideal bagi tim yang seharusnya memiliki ambisi besar setelah menjalani pramusim di Eropa. Namun, belum ada alasan kuat untuk menyimpulkan bahwa Manchester United sedang berada dalam krisis. Hasil imbang kontra Everton justru menyimpan sejumlah tanda positif yang bisa menjadi modal bagi Carrick untuk memperbaiki timnya.
Ada Sisi Positif di Balik Hasil Imbang Everton
Salah satu kabar baik bagi Manchester United datang dari Benjamin Sesko. Sang penyerang akhirnya mencetak gol pertamanya musim ini setelah awal musimnya sempat tertunda lebih lama dari perkiraan akibat cedera tulang kering. Kobbie Mainoo juga menunjukkan performa yang mengesankan sepanjang musim ini. Ia tidak memperlihatkan tanda-tanda terpengaruh oleh pengalaman pahitnya di Piala Dunia, sebuah indikasi positif dari sisi ketangguhan mental. Wayne Rooney, sang mantan penyerang, juga melihat adanya perkembangan dalam permainan Manchester United ketika menganalisis pertandingan melawan Everton untuk BBC Sport. Menurut saya, itu adalah penampilan tandang yang bagus. Tentu saja, saya kecewa dengan hasilnya, tapi menurut saya ada kendali permainan yang jauh lebih baik,” ulas Rooney.
5 Poin Hilang Jadi Alarm bagi Setan Merah
Di sisi lain, Manchester United tidak boleh mengabaikan catatan buruk dari tiga pertandingan pertamanya. Setelah menjalani pramusim di Eropa yang semestinya membantu mereka langsung tancap gas, Setan Merah justru kehilangan lima poin dalam tiga laga awal Liga Premier.
Masalah lain terlihat dari pertahanan yang belum solid. Manchester United kebobolan dua gol dalam ketiga pertandingan tersebut, meski lawan yang dihadapi terdiri dari dua tim promosi dan Everton. Carrick sendiri menilai situasinya belum separah yang terlihat dari hasil pertandingan. “Sebenarnya tidak seburuk itu, lho,” demikian penilaian Carrick mengenai awal musim timnya.
Hasil Imbang, tapi Rasanya Seperti Kalah
Namun, hasil imbang di markas Everton tetap meninggalkan rasa kecewa bagi Carrick. Sebab, tiga poin sudah berada di depan mata sebelum gawang Senne Lemmens dibobol pada menit-menit akhir. Setan Merah harus puas mendapat satu poin. Kami nyaris membawa pulang tiga poin hari ini. Itulah sepak bola. Ada beberapa momen kecil yang bisa kami tangani dengan lebih baik, tapi kami akan baik-baik saja,” ucap Carrick.
Pekan berikutnya akan menjadi ujian penting bagi Manchester United. Mereka harus kembali berlaga di Liga Champions dengan menghadapi Sabah FK dari Azerbaijan sebelum menjalani duel kontra Man City. Rasanya seperti kekalahan. Segala kerja keras yang telah dilakukan untuk membawa kami ke posisi itu di berbagai tahapan pertandingan, lalu akhirnya harus berakhir seperti ini. Kami kecewa, sangat kecewa,” kata Carrick.